Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Gelar Leaders Forum Bersama Ahok, IKA PPM & PPM School Gandeng Mirae, INTI Tangsel dan McDonald’s Indonesia

14
×

Gelar Leaders Forum Bersama Ahok, IKA PPM & PPM School Gandeng Mirae, INTI Tangsel dan McDonald’s Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gelar Leaders Forum Bersama Ahok, IKA PPM & PPM School Gandeng Mirae, INTI Tangsel dan McDonald’s Indonesia

 

Example 300x600

Jakarta 27 juni 2026 ,

 

Memasuki tahun 2026, Indonesia berada dalam fase pertumbuhan yang relatif stagnan, cenderung menurun menghadapi tekanan strategis yang semakin kompleks. Pertumbuhan ekonomi yang konservatif, percepatan transformasi digital, peningkatan ekspektasi masyarakat, serta risiko reputasi dan kepercayaan publik menuntut kualitas kepemimpinan yang tidak hanya adaptif, tetapi juga tangguh dan konsisten dalam jangka panjang.

 

Di tengah dinamika tersebut, pemimpin dituntut untuk mampu menjaga keseimbangan antara pencapaian kinerja bisnis, ketahanan organisasi, dan integritas pengambilan keputusan. Tekanan publik, volatilitas ekonomi global, serta perubahan perilaku nasabah dan tenaga kerja menjadikan ketahanan (resilience) sebagai kompetensi kepemimpinan yang krusial dan bukan lagi sekadar atribut personal.

 

Pengalaman memimpin organisasi besar melewati berbagai fase krisis, transformasi, dan perubahan struktural menjadi sumber pembelajaran penting bagi generasi pemimpin berikutnya. Kepemimpinan yang adaptif dan resilien memungkinkan organisasi tidak hanya bertahan dalam situasi sulit, tetapi juga tumbuh secara berkelanju-tan dan membangun kepercayaan dengan nasabah, karyawan, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam rangka menjaga wawasan praktis tentang adaptive dan resilient leadership serta memberikan inspirasi dan pembelajaran karier jangka panjang untuk generasi pemimpin masa depan, Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dan PPM School Management (PPM School) menggandeng PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) serta McDonald’s Indonesia menggelar Leaders Forum Bersama Ahok. Forum berbentuk diskusi talkshow “Adaptive & Resilient Leadership, Menjadi Pemimpin Adaptif Menghadapi Ketidakpastian” guna mengupas bagaimana memimpin dengan tenang, konsisten, tetap kuat di tengah tekanan dan perubahan.

Dengan Host: Associate Director HR & GS McDonalds Indonesia, Yan Wibisono. Dan, pembicara Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), Gubernur DKI periode 2014 2017, Wakil Ketua Umum INTI Robert Njo, Tomy Taufan (Direktur PT. Mirrae Asset Sekuritas Indonesia).

Acara dihadiri ratusan audience dari kalangan professional perbankan, leader, talenta muda, Gen Z & millennial serta mahasiswa/pelajar. Talkshow Leaders Forum ini digelar di Ruang A. M. Kadarman, Lantai 2, Gedung B, PPM School, Tugu Tani Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 27 Juni 2026, mulai pukul 13.00 WIB.

Adapun yang bertindak sebagai opening speech dalam seminar ini adalah Ketua Umum IKA PPM: David Chandrawan. Dan, Ketua PPM School Dr. Wendra, M.HRM.

Beri Pemahaman Terkait Adaptive & Resilient Leadership

Ketua Umum IKA PPM, David Chandrawan, dan Ketua PPM School, Dr. Wendra kompak dalam keterangannya kepada awak media, menyampaikan bahwa Leaders Forum ini dapat memberikan pemahaman kepada para leader untuk menjadi pemimpin adaptif menghadapi ketidakpastian. Karena, lanjutnya, pemimpin dituntut menghadapi perubahan yang makin kompleks, mulai dari tekanan ekonomi, percepatan digital, hingga sorotan publik.

Dalam situasi seperti ini, kepemimpinan tidak cukup hanya adaptif. Tetapi, juga harus resilient, tenang, dan konsisten dalam mengambil keputusan jangka panjang.

Pokok pembahasan Leaders Forum, kata David, yakni membantu para leader dan calon pemimpin agar dapat menggali wawasan praktis tentang adaptive & resilient leadership terkait:

1. Memahami bagaimana pemimpin mengambil keputu-san strategis di bawah tekanan dan ketidakpastian.

2. Mengidentifikasi peran integritas, konsistensi, dan keteladanan pemimpin dalam menjaga kepercayaan pub-lik.

3. Memberikan inspirasi dan pembelajaran karier jangka panjang untuk generasi pemimpin masa depan.

Ketua PPM School Dr. Wendra menambahkan beberapa hal utama yang menjadi fokus pembahasan diskusi Leaders Forum, antara lain sebagai berikut.

1. Adaptive Leadership di Tengah Ketidakpastian

* Memimpin organisasi di tengah perubahan ekonomi, teknologi, dan ekspektasi publik

* Mengambil keputusan strategis dalam situasi krisis dan tekanan tinggi

2. Integritas dan Konsistensi Kepemimpinan

* Menjaga kualitas keputusan dan tata kelola di bawah sorotan public

* Peran integritas dan keteladanan pemimpin dalam menjaga reputasi organisasi

3. Membangun Resiliensi Organisasi dan Tim

* Ketahanan tim menghadapi tekanan, perubahan dan krisis

* Membangun budaya kerja yang siap menghadapi tantangan jangka panjang

4. Kepemimpinan Jangka Panjang

* Berpikir melampaui target jangka pendek

* Menyiapkan fondasi organisasi dan kepemimpinan yang berkelanjutan

Peroleh Wawasan Kepemimpinan Strategis

Basuki Tjahaya Purnama atau yang dikenal juga dengan nama Ahok menekankan bahwa memimpin organisasi besar saat krisis membutuhkan integritas, keberanian, dan karakter yang teguh. Dari pengalamannya memimpin birokrasi Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta hingga BUMN sebesar PT Pertamina, ia membagikan beberapa refleksi inti:

1. Visi dan Keberanian

Memimpin di ibu kota atau perusahaan negara tidak sekadar mengandalkan kepintaran, melainkan keberanian mengambil keputusan tegas meski tidak populer.

2. Transparansi dan Data

Penerapan sistem digital (seperti e-budgeting) menjadi fondasi untuk menjaga akuntabilitas publik dan mence-gah penyimpangan di tengah ekosistem yang resistan terhadap perubahan.

3. Kepatuhan pada Meritokrasi

Ahok menentang keras campur tangan politik yang mengorbankan profesionalisme. Menurutnya, pemimpin harus berani menolak intervensi yang merugikan perusa-haan dan siap memasang badan demi kepentingan kha-layak luas.

4. Pengendalian Krisis

Menghadapi tekanan publik, polarisasi, dan konflik inter-nal, ia percaya bahwa kunci bertahap adalah fokus pada kinerja dan pelayanan, sambil membiarkan hasil kerja ny-ata (showcase) menjadi pembuktian kepada para pengkritik.

Organizational Resilience Versi Robert Njo

Resiliensi organisasi diakui sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan. Berdasarkan diskusi strategis Leaders Forum di PPM School, bersama leader/praktisi bisnis seperti yang dikatakan Wakil Ketua Umum INTI Pusat, Robert Njo yang didampingi Indra Wahidin, Ketua Umum INTI & Ulung Rusman, Ketua Harian INTI, serta Santo Wirawan, Ketua INTI Tangsel, mengatakan bahwa kapasitas kepemimpinan yang adaptif dan berdaya tahan tinggi adalah fondasi mutlak agar bisnis dapat bertahan menghadapi ketidakpastian.

Berikut adalah pilar utama kepemimpinan resilien yang mendukung keberlanjutan organisasi versi Robert Njo.

1. Pengambilan Keputusan Cepat
Pemimpin yang tangguh mampu membaca situasi dan bertindak efisien serta mengambil keputusan taktis tanpa ragu di masa krisis.

2. Pemecahan Masalah Kolaboratif
Alih-alih memberikan semua jawaban, pemimpin yang baik memfasilitasi timnya agar mandiri dalam mene-mukan solusi.

3. Pembangunan Kapasitas Adaptif
Kemampuan menye-suaikan gaya kepemimpinan dengan konteks dan situasi adalah kunci mempertahankan fokus utama tim.

4. Ketahanan Mental (Hardiness)
Pemimpin tidak hanya mengelola tekanan untuk diri sendiri. Tetapi, juga menjadi jangkar penenang yang memotivasi seluruh anggota organisasi.

Saran Untuk Pemimpin Masa Depan

Sebagai Direktur di PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tomi Taufan menekankan pentingnya adaptasi dinamis melalui tiga pilar utama: adopsi teknologi yang tangguh (seperti fitur trailing stop untuk mitigasi risiko), edukasi finansial untuk investor ritel, dan pemanfaatan advisory wealth management. Menurut Tomi, dalam menghadapi dinamika industri pasar modal dan asset management saat ini, pendekatan strategis yang dijalankan meliputi pemanfaatan teknologi yakni menggunakan platform ino-vatif seperti aplikasi M-STOCK untuk merespons perger-akan pasar dengan lebih cepat.

Literasi dan edukasi untuk menyeimbangkan antusiasme investor ritel yang terus bertambah dengan pemahaman risiko dan literasi keuangan yang memadai. Layanan ter-personalisasi serta mengembangkan layanan advisory yang memungkinkan diskusi dan perumusan strategi investasi yang disesuaikan dengan tujuan finansial nasabah.

Talkshow Interaktif

Format acara sendiri berbentuk talkshow interaktif yang mengangkat pengalaman lapangan dan prinsip-prinsip praktis dari narasumber. Yakni, dengan pendekatan yang membumi dan pengalaman praktikal.

Dalam acara itu, David Chandrawan menegaskan, Forum Leadership ini mengajarkan peserta bahwa tantangan kepemimpinan di Indonesia ke depan bukan hanya soal perubahan teknologi atau tekanan bisnis.

Melainkan, kemampuan pemimpin untuk tetap adaptif, tenang, dan tangguh di tengah ketidakpastian. “Adaptive & Resilient Leadership menjadi kunci untuk mengambil keputusan yang konsisten, menjaga kepercayaan, serta membangun organisasi dan karier jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar David yang merupakan alumni STM PPM cum laude tahun 2021 dan lulusan terbaik Faukltas Teknik Universitas Indonesia (UI) tahun 1999 sekaligus Transaction Banking Manager pada Bank Central Asia (BCA) ini mengakhiri pernyataannya.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat, pemberian donasi kepada tiga puluh pemimpin masa depan dari Yayasan Yatim Piatu Muslimin serta penyerahan plakat dam top up kepada narasumber dan moderator. Hiburan full band dengan artis top ibu kota dan doorprize yang berlimpah serta foto bersama semua peserta dan nara sumber mengakhiri Leaders Forum ini dengan indah.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *