Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy

16
×

Sosialisasi Program BERSIAP Academy

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sosialisasi Program BERSIAP Academy

 

Example 300x600

Karawang, 22 Juni 2026 –

 

 

Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan
kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6).

 

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan
daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra
industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang
lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang
Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak
Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella
Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID)
Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan
Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas.

Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan

Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H.,
M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan
pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi
penyandang disabilitas.

Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D.,
menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif.

Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga
kerja penyandang disabilitas.

Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk
meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja
yang inklusif.

“Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan
dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1
persen.

Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki
peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh
apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul.

CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan
Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang
dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman
mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat.

Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya
untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready).

Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus
perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan
agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh.

Melalui program BERSIAP,
kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya
saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada
pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia
kerja.”

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian
Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah
Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas
berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan
Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan
1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai
regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif.

Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan
pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja
penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026
yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan
dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian
Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga
Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat.

Penandatanganan tersebut menjadi
bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja
bagi penyandang disabilitas di kawasan industri.

Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya
jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana
tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi
penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh
kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja.

Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan
dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara.

 

Tentang Program BERSIAP Academy

BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk
membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang.

Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui
program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS
Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang
berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP
Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan
Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja
penyandang disabilitas di Indonesia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *