Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, S.H., M.H. di Rakernas GEKIRA 2026: Rakernas GEKIRA Menjadi Wadah Konsolidasi untuk Memastikan Pembangunan yang Inklusif, Merata, dan Berkelanjutan bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

13
×

Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, S.H., M.H. di Rakernas GEKIRA 2026: Rakernas GEKIRA Menjadi Wadah Konsolidasi untuk Memastikan Pembangunan yang Inklusif, Merata, dan Berkelanjutan bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, S.H., M.H. di Rakernas GEKIRA 2026: Rakernas GEKIRA Menjadi Wadah Konsolidasi untuk Memastikan Pembangunan yang Inklusif, Merata, dan Berkelanjutan bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

 

Example 300x600

Jakarta, Milleniumpost.id

 

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Kristen Indonesia Raya (Gekira) 2026 yang digelar di Novotel Jakarta Pulomas, Jumat (12/6/2026), menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan program prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Rinto Wardana menegaskan bahwa Rakernas Gekira memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah dalam memperoleh informasi strategis terkait kebijakan nasional yang akan menjadi pedoman pembangunan di wilayah masing-masing.

Menurutnya, forum nasional tersebut menjadi sarana efektif untuk mempercepat transfer informasi dari pemerintah pusat kepada daerah sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan selaras dengan agenda nasional.

“Melalui Rakernas ini kami berharap percepatan pembangunan yang diamanatkan Presiden Prabowo dapat segera diakselerasi. Informasi yang kami peroleh hari ini menjadi bekal penting bagi daerah dalam menentukan arah pembangunan ke depan,” ujar Rinto Wardana, Doktor Hukum, Anak Mentawai pertama yang raih gelar Doktor Hukum dari Universitas Pelita Harapan (UPH).

Ia menjelaskan bahwa banyak daerah menaruh harapan besar terhadap berbagai materi dan arahan yang disampaikan dalam Rakernas. Informasi tersebut dinilai sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung target pembangunan nasional.

Rinto juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Kepulauan Mentawai masih menghadapi berbagai tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan yang tersebar. Kondisi tersebut membuat mobilisasi material pembangunan menjadi lebih sulit dan membutuhkan biaya yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Hingga saat ini, sejumlah program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih masih belum berjalan di Mentawai. Namun demikian, pemerintah daerah terus berupaya mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung agar implementasi program-program tersebut dapat segera direalisasikan.

“Kami di Mentawai masih fokus membangun infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, air bersih, dan internet. Sebagai daerah kepulauan, percepatan mobilisasi material menjadi tantangan tersendiri yang harus kami hadapi,” jelasnya.

Melalui Rakernas Gekira 2026, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat sehingga berbagai program strategis nasional dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terluar dan kepulauan seperti Mentawai. Forum ini juga menjadi wadah konsolidasi untuk memastikan pembangunan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Red

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *