Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Amatus Yelipele, Ketua DPD Gekira Papua Pegunungan: Gekira Papua Pegunungan Siap Berkontribusi Mengangkat Ekonomi Kerakyatan Masyarakat Papua Lewat Koperasi, Pertanian, Peternakan, dan UMKM

9
×

Amatus Yelipele, Ketua DPD Gekira Papua Pegunungan: Gekira Papua Pegunungan Siap Berkontribusi Mengangkat Ekonomi Kerakyatan Masyarakat Papua Lewat Koperasi, Pertanian, Peternakan, dan UMKM

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Amatus Yelipele, Ketua DPD Gekira Papua Pegunungan: Gekira Papua Pegunungan Siap Berkontribusi Mengangkat Ekonomi Kerakyatan Masyarakat Papua Lewat Koperasi, Pertanian, Peternakan, dan UMKM.

 

Example 300x600

 

Jakarta, Milleniumpost.id

 

Rakernas Gerakan Kristen Indonesia Raya – Gekira 2026 di Jakarta jadi panggung suara dari Tanah Papua Pegunungan. Amatus Yelipele, Ketua DPD Gekira Papua Pegunungan, hadir membawa misi nyata: mengangkat ekonomi kerakyatan lewat koperasi, pertanian, peternakan, dan UMKM. Langkah ini sejalan dengan program pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto.

Kepada para awak media yang mewawancarainya di sela-sela Rakernas Gekira, Amatus menegaskan kunci kesejahteraan warga Papua Pegunungan ada di sektor produktif. “Pembangunan ekonomi masyarakat nggak bisa lepas dari penguatan sektor yang jadi sumber hidup utama warga,” ujarnya.

*Koperasi Desa Merah Putih Welesi Jadi Jawaban*
Program andalan yang kini dijalankan adalah pengembangan _Koperasi Desa Merah Putih Welesi_ di Kabupaten Jayawijaya. Koperasi ini jadi jembatan antara petani dan pasar. Saat ini sudah menggandeng 28 kelompok tani dalam satu Gapoktan.

Komoditas unggulan yang didorong: kopi, kedelai, sorgum, dan aneka hortikultura. Dengan sistem koperasi, hasil panen langsung disalurkan ke konsumen tanpa banyak perantara. Bahkan untuk wilayah akses terbatas, koperasi jemput bola: panen diambil langsung dari kebun petani.

“Petani harus bisa produksi, tapi juga dapat harga jual yang layak. Koperasi ini solusi buat putus rantai tengkulak,” kata Amatus. Pengalamannya sebagai anak petani membuatnya paham betul soal susahnya akses pasar dan rendahnya nilai jual hasil panen.

Fokusnya: kuatkan petani Papua Pegunungan lewat Koperasi Desa Merah Putih Welesi di Jayawijaya.
Sudah gandeng 28 kelompok tani. Komoditas unggulan: kopi, kedelai, sorgum & hortikultura.

*Papua Pegunungan Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru*

Sebagai daerah otonomi baru, Papua Pegunungan masih konsolidasi kelembagaan dan penguatan ekonomi. Karena itu Amatus berharap Rakernas 2026 jadi momentum sinergi pusat-daerah. Ia minta dukungan berupa pendampingan, penguatan kapasitas, dan kolaborasi program.

Bukti keseriusan: Juli 2026 mendatang, Koperasi Desa Merah Putih Welesi akan menggelar peringatan HUT pertama. Acara ini ditargetkan jadi ajang memperkuat gerakan koperasi, memperluas jejaring UMKM, dan melahirkan pusat ekonomi baru di pegunungan Papua. Juli 2026, HUT Koperasi Welesi jadi langkah awal lahirnya pusat ekonomi baru di pegunungan Papua. Petani berdaya, daerah maju!

Dengan penguatan koperasi, kelompok tani, dan UMKM, Gekira Papua Pegunungan optimis warga lokal bisa jadi pelaku utama pembangunan. Ini kontribusi nyata Gekira untuk pemerataan ekonomi sampai ke pelosok Indonesia.

Lewat “Koperasi Desa Merah Putih Welesi’, 28 kelompok tani di Jayawijaya kini punya akses pasar langsung. Kopi, kedelai, sorgum jadi komoditas unggulan. Panen dijemput, tengkulak diputus. Tujuannya putus rantai tengkulak, harga jual layak, jemput panen langsung ke kebun, tegas  Amatus.

“Petani berdaya = Papua Pegunungan sejahtera.
Dukung program nasional Presiden Prabowo Subianto!, Tutup Amatus mengakhiri wawancara singkatnya

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *