Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

KBI Dorong Program “500 Rumah Sehat”, Perkuat Wellness dan Penelitian Holistik Berbasis Medis

25
×

KBI Dorong Program “500 Rumah Sehat”, Perkuat Wellness dan Penelitian Holistik Berbasis Medis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KBI Dorong Program “500 Rumah Sehat”, Perkuat Wellness dan Penelitian Holistik Berbasis Medis

 

Example 300x600

 

Jakarta, Milleniumpost.id

 

Komunitas BEPers Indonesia (KBI) terus memperluas gerakan wellness dan kesehatan preventif melalui program “500 Rumah Sehat hingga akhir 2025” yang kini didukung oleh 411 pelatih di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pola hidup sehat berbasis komunitas melalui kolaborasi dengan Indonesia Health Tourism Society (IHTS) serta sejumlah rumah sakit.

 

Ketua Umum KBI Ibu Adi Sasitiwarih

Ketua Umum KBI Ibu Adi Sasitiwarih, mengatakan program ini dirancang untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan sejak dini sekaligus mendukung proses pemulihan (recovery) pasien di lingkungan rumah sakit.

Menurut Adi, salah satu fokus utama program tersebut adalah mengajak keluarga pasien yang sedang menjaga anggota keluarganya di rumah sakit agar tetap aktif bergerak dan tidak mengalami kelelahan fisik maupun mental selama mendampingi pasien.

“Penjaga pasien biasanya hanya menunggu dan kurang bergerak. Kami ingin mengajak mereka ikut senam agar tetap sehat dan tidak ikut sakit karena stres atau kelelahan,” ujarnya di Jakarta.

Saat ini, KBI tengah menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Premier Bintaro untuk menghadirkan aktivitas wellness bagi keluarga pasien maupun pasien yang sedang menjalani masa pemulihan (recovery). Ke depan, program serupa juga akan diperluas ke rumah sakit lain yang memiliki fasilitas wellness center.

Dalam pelaksanaannya, program tersebut menggunakan metode “Energy Power” atau BEP (Bio Energy Power), yakni gerakan kesehatan berbasis medis yang mengombinasikan teknik pernapasan, olah gerak, dan relaksasi untuk membantu meningkatkan kebugaran tubuh secara holistik.

Adi menjelaskan, metode tersebut telah diteliti secara medis sejak awal tahun 2000-an oleh tim dokter di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, khususnya untuk pasien gangguan jiwa dengan tingkat stres ringan hingga sedang.

“Hasil penelitian menunjukkan tingkat stres pasien dapat turun dari 20 persen menjadi 5 persen. Mereka menjadi lebih rileks, lebih tenang, dan kualitas tidurnya membaik,” katanya.

Selain fokus pada kesehatan mental, KBI kini juga memperluas penelitian mengenai manfaat BEP terhadap kesehatan paru-paru. Penelitian tersebut dilakukan bersama kelompok dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dengan melibatkan dokter spesialis paru, Doktor Telly Kamelia.

Menurut Adi, penelitian mengenai pengaruh BEP terhadap kesehatan paru bahkan mendapat dukungan pendanaan dari FKUI sebagai bagian dari pengembangan riset kesehatan berbasis komunitas.

Tak hanya bergerak di bidang olahraga dan wellness, KBI juga memiliki Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) serta Lembaga Keilmuan dan Riset (LKR) untuk mendukung pengembangan metode, pelatihan, serta penelitian kesehatan berbasis gerakan napas.

Adi menambahkan, gerakan dalam metode BEP dirancang fleksibel sehingga dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, termasuk lansia maupun individu dengan keterbatasan fisik. Peserta dapat melakukan gerakan dalam posisi duduk, bersila, maupun berdiri sesuai kondisi tubuh masing-masing.

“Yang paling penting adalah teknik pernapasannya benar. Dengan napas yang baik, tubuh akan mendapatkan asupan energi yang besar,” jelasnya.

Sebagai praktisi kebugaran yang telah aktif sejak muda, Adi menilai metode BEP menjadi alternatif olahraga yang sederhana, murah, dan efisien bagi masyarakat modern yang memiliki keterbatasan waktu.

“Kalau orang hanya punya waktu lima sampai sepuluh menit tetapi ingin tetap bugar, cobalah BEP. Ini lebih cepat, mudah, dan terjangkau,” ujarnya.

KBI sendiri merupakan organisasi nirlaba yang berdiri pada 17 Juli 2017 di Jakarta dengan fokus pada pengembangan senam napas dan olah gerak berbasis Bio Energy Power untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Selama hampir sembilan tahun berjalan, KBI telah aktif dalam berbagai kegiatan nasional, termasuk Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) V Samarinda 2018 hingga Sarasehan dan Rakernas 2024 di Masjid Agung Sunda Kelapa.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *