Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Edi Prasetyo: Ancol akan Terus Berinovasi dan Bertransformasi Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Dunia Berbasis Gaya Hidup

8
×

Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Edi Prasetyo: Ancol akan Terus Berinovasi dan Bertransformasi Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Dunia Berbasis Gaya Hidup

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Edi Prasetyo: Ancol akan Terus Berinovasi dan Bertransformasi Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Dunia Berbasis Gaya Hidup

 

Example 300x600

Jakarta, Milleniumpost.id

 

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk terus melakukan transformasi untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia. Tidak lagi sekadar menjadi tempat rekreasi, Ancol kini mengembangkan konsep “lifestyle integrated tourism destination” yang didukung ekosistem digital guna meningkatkan pengalaman pengunjung.

Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Edi Prasetyo, mengatakan Ancol memiliki sejarah panjang sebagai ikon wisata Jakarta sejak diinisiasi Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, pada era 1960-an.

“Ancol sejak awal memang dirancang menjadi semacam Disneyland versi Indonesia. Karena itu, Ancol bukan hanya milik Jakarta, tetapi juga milik seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Edi dalam pemaparannya di Jakarta.

Menurutnya, selama lebih dari enam dekade, Ancol terus berkembang dari sekadar kawasan hiburan menjadi area rekreasi terintegrasi yang menghadirkan berbagai pilihan atraksi dan gaya hidup.

Saat ini, Ancol tidak hanya menghadirkan Dunia Fantasi (Dufan), tetapi juga berbagai destinasi lain seperti Sea World, Samudra Marine Park, Atlantis Water Adventure, Akuarium Jakarta, hingga Jakarta Birdland yang menjadi salah satu aviary terbesar di Indonesia.

“Kami ingin pengunjung mendapatkan pengalaman yang lengkap. Orang datang ke Ancol bukan hanya menikmati satu wahana, tetapi merasakan berbagai aktivitas dalam satu kawasan,” katanya.

Sebagai bagian dari transformasi digital, Ancol juga meluncurkan program loyalitas “Ancol Point”. Melalui program tersebut, setiap transaksi pengunjung di kawasan Ancol akan mendapatkan poin yang bisa digunakan kembali untuk bertransaksi di berbagai tenant dan wahana di dalam kawasan wisata tersebut.

Program itu mencakup transaksi tiket, makanan dan minuman, permainan wahana, hingga aktivitas digital seperti games dan antrean interaktif.

“Harapannya, kami tetap bisa engage dengan pelanggan, bahkan setelah mereka pulang dari Ancol,” ujar Edi.

Selain itu, Ancol juga tengah menyiapkan peluncuran aplikasi resmi Ancol yang akan mengintegrasikan seluruh transaksi, loyalty program, hingga layanan digital dalam satu platform.

Menurut Edi, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem digital sekaligus meningkatkan loyalitas pengunjung.

Dalam pengembangan bisnisnya, Ancol juga mulai mengubah strategi dari volume-based business menjadi value-based business. Perusahaan tidak hanya berfokus pada jumlah pengunjung, tetapi juga meningkatkan spending per kapita melalui berbagai layanan tambahan dan pengalaman baru.

Salah satu inovasi terbaru yang akan diluncurkan pada Juni mendatang adalah “Ancol Run Loop”, yakni fasilitas jalur lari di kawasan pinggir pantai yang dilengkapi jogging track, clubhouse, locker room, dan shower.

Fasilitas tersebut ditujukan bagi masyarakat urban yang ingin berolahraga dengan pengalaman berbeda sambil menikmati suasana pantai.

“Pengunjung bisa olahraga pagi di Ancol, mandi dan ganti pakaian di fasilitas yang sudah kami siapkan, lalu langsung melanjutkan aktivitas kerja,” katanya.

Tak hanya itu, Ancol juga akan menghadirkan program hiburan musik bulanan bertajuk “Ancol Sunset Sound”. Konser tersebut akan digelar setiap akhir bulan dengan harga tiket terjangkau mulai Rp70 ribu, termasuk tiket masuk kawasan Ancol.

Sejumlah musisi dijadwalkan tampil secara bergantian mulai Juni hingga akhir tahun sebagai bagian dari strategi menghadirkan aktivitas berkelanjutan bagi pengunjung, khususnya generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Ancol juga menawarkan promo khusus bagi pengunjung Indonesia Tourism Forum (ITF) berupa diskon tiket lebih dari 50 persen dengan sistem open date hingga akhir Juli 2026.

Edi menegaskan, seluruh inovasi tersebut dilakukan agar Ancol tetap relevan sebagai destinasi wisata modern yang mampu menghadirkan pengalaman bermakna bagi pengunjung.

“Kami ingin orang datang ke Ancol tidak hanya sekali, tetapi terus kembali karena selalu ada pengalaman baru yang bisa dinikmati,” ujarnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *