Ketua DPW NTB PBB, Nadira Al-Habsyi, Menegaskan Bahwa Bimtek Ini Membawa Semangat Baru bagi Seluruh Kader
Jakarta, Milleniumpost.id
Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional yang diselenggarakan oleh Partai Bulan Bintang (PBB) berlangsung pada 27–29 April 2026 di Jakarta menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas dan peran kader legislatif di seluruh Indonesia.
Bimtek ini dihadiri oleh hampir seluruh anggota DPRD dari PBB, dengan tingkat kehadiran mencapai sekitar 95 persen. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, terlebih karena tema yang diusung dinilai sangat relevan dan menarik, yaitu “Efisiensi Anggaran dan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah”.
Dalam pelaksanaannya, DPP PBB menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, baik dari internal partai maupun eksternal. Di antaranya adalah perwakilan DPP PBB, kepala daerah dari PBB, narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, Menteri Koordinator, Yusril Ihza Mahendra, serta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Dalam sesi doorstop bersama awak media, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan bagian dari langkah strategis partai dalam memperkuat kapasitas dan konsolidasi internal, khususnya bagi anggota DPRD di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.
Yusril hadir didampingi oleh Pj Ketua Umum DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah, Sekretaris Jenderal Ruksamin, serta jajaran pengurus pusat lainnya.
Dalam keterangannya, Yusril menegaskan bahwa PBB saat ini tengah fokus melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah, termasuk penguatan struktur di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ranting.
“Partai Bulan Bintang kini aktif kembali melakukan berbagai kegiatan internal di seluruh Indonesia. Konsolidasi dilakukan secara menyeluruh untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah,” ujar Yusril.
Ia juga menyinggung dinamika pembahasan regulasi kepemiluan yang tengah berlangsung, serta pentingnya kesiapan partai dalam menghadapi berbagai kemungkinan perubahan sistem politik ke depan. Menurutnya, soliditas internal menjadi kunci utama agar partai tetap mampu bersaing dalam kontestasi demokrasi.
Lebih lanjut, Yusril menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan integritas seluruh kader partai, serta memastikan bahwa setiap kebijakan dan keputusan organisasi berjalan selaras dengan arah perjuangan partai.
Ketua DPW NTB PBB, Nadira Al-Habsyi, menegaskan bahwa Bimtek ini membawa semangat baru bagi seluruh kader, terutama setelah tidak adanya lagi dualisme kepengurusan di tubuh partai, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Alhamdulillah, saat ini tidak ada lagi dualisme kepengurusan, baik di DPP, DPW, maupun DPC. Kita sudah kembali solid. Ini menjadi kekuatan utama untuk bergerak bersama membesarkan PBB,” ujarnya.
Menurut Nadira, langkah awal yang dilakukan oleh kepemimpinan PBB saat ini adalah mengoptimalkan seluruh sumber daya partai di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Konsolidasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dan membangun kekuatan politik yang terstruktur.
“Strategi kami adalah mengumpulkan dan menguatkan seluruh potensi kader di daerah. Jika kita sudah solid dan bergerak bersama, maka target besar akan lebih mudah dicapai,” jelasnya.
Target Politik: Kembali ke Parlemen Nasional
Dalam kesempatan itu, Nadira juga menegaskan bahwa target utama PBB ke depan adalah meningkatkan perolehan kursi legislatif, termasuk menembus parlemen nasional atau Senayan.
Ia menilai, keberhasilan partai politik tidak lepas dari kontribusinya dalam meraih kursi di legislatif, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Target kami jelas, PBB harus kembali ke Senayan. Dengan begitu, kami bisa ikut menentukan kebijakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara langsung dalam sistem,” tegasnya.
Konsolidasi Jadi Kunci
Lebih lanjut, Nadira menekankan pentingnya kesinambungan koordinasi antarstruktur partai, mulai dari DPP, DPW hingga DPC. Ia optimistis, dengan soliditas yang terjaga, PBB mampu meningkatkan peran dan pengaruhnya di kancah politik nasional.
“Kalau kita terus menjaga kebersamaan dan memperkuat koordinasi, insyaallah PBB bisa kembali berjaya dan memiliki kekuatan politik di parlemen maupun di daerah,” pungkasnya.
Bimtek Nasional ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan PBB dalam menghadapi dinamika politik ke depan sekaligus mempertegas komitmen partai untuk berkontribusi lebih besar bagi pembangunan bangsa.


















