Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Hantarkan Ketua Umum Baru, Kosgoro 1957 DIY Siap Kawal Program 5 Tahun ke Depan dan Fokus Penguatan Internal

14
×

Hantarkan Ketua Umum Baru, Kosgoro 1957 DIY Siap Kawal Program 5 Tahun ke Depan dan Fokus Penguatan Internal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Hantarkan Ketua Umum Baru, Kosgoro 1957 DIY Siap Kawal Program 5 Tahun ke Depan dan Fokus Penguatan Internal

​YOGYAKARTA, Milleniumpost.id

Example 300x600

 

Pasca suksesnya penyelenggaraan Musyawarah Besar (Mubes), Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menegaskan komitmen penuhnya untuk mengawal kepemimpinan Ketua Umum terpilih yang baru. Kosgoro DIY menyatakan siap merapatkan barisan guna mewujudkan visi, misi, dan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan.
​Sekretaris PDK Kosgoro 1957 DIY, Erwin, menyampaikan bahwa tugas kader di daerah tidak berhenti setelah berhasil menghantarkan Ketua Umum baru ke pucuk pimpinan. Sebaliknya, tantangan sesungguhnya adalah memastikan roda organisasi berjalan efektif melalui kepengurusan definitif yang solid.

​”Kami yang di daerah menyambut dengan sangat baik. Tugas kita sekarang adalah mengawal beliau dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai Ketua Umum. Jangan sampai setelah berhasil menghantarkan, beliau kita lepas begitu saja,” ujar Erwin di Yogyakarta.

​Mengingat dinamika kontestasi telah usai, Erwin mengimbau seluruh kader untuk menyudahi perbedaan pandangan dan kembali fokus pada esensi organisasi. Menurutnya, masa bakti kepengurusan Kosgoro DIY saat ini berjalan untuk periode 2022–2027, dan agenda Musyawarah Daerah (Musda) wajib dilaksanakan tahun depan tanpa tawar-menawar sesuai dengan periodisasi organisasi.

​Tanggung Jawab Sejarah dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan
​Sebagai salah satu Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) pendiri Partai Golkar, Kosgoro 1957 disadari memiliki tanggung jawab moral, sejarah, dan politik yang jauh lebih besar. Konsolidasi internal Kosgoro 1957 secara otomatis menjadi bagian penting dalam strategi membesarkan Partai Golkar ke depan.

​Menghadapi tantangan ekonomi saat ini, Kosgoro 1957 DIY akan mengarahkan fokusnya pada khittah perjuangan awal organisasi, yaitu ekonomi kerakyatan dan koperasi.

​”Akar gerakan kita adalah ekonomi kerakyatan dan koperasi. Tugas mendesak kita saat ini adalah melakukan penguatan ke dalam—memberdayakan internal kita terlebih dahulu agar tangguh dan tidak terdampak situasi ekonomi, baru kemudian kita melebar dan memberikan dampak nyata kepada masyarakat luas,” jelas Erwin.

​Erwin juga mengingatkan kembali sejarah luhur berdirinya Kosgoro (Koperasi Serbaguna Gotong Royong) yang diinisiasi oleh para pejuang Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP). Gerakan ini lahir sebagai bentuk “balas jasa” kepada rakyat yang dahulu dengan sukarela menampung dan membantu para pejuang saat bergerilya.

​”Ketika merdeka, para pendiri membalik peran itu dengan gantian membantu rakyat melalui wadah koperasi.

Nilai gotong royong inilah yang harus kita jaga. Seluruh pengurus di Indonesia harus bergerak serentak, dimulai dari penataan organisasi melalui rangkaian Musda tahun depan,” pungkasnya.

​Tentang Kosgoro 1957:
Kosgoro 1957 (Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong) adalah organisasi kemasyarakatan yang berbasis pada semangat gotong royong dan ekonomi kerakyatan. Sebagai salah satu dari tiga ormas pendiri (Trisila) Partai Golkar, Kosgoro 1957 terus berkomitmen dalam pembangunan nasional, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan penguatan pilar-pilar politik di Indonesia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *