Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Dr. Nasrullah Nawawi: HUT ke-18 KAI Jadi Tonggak Penguatan Advokat untuk Keadilan dan Demokrasi

35
×

Dr. Nasrullah Nawawi: HUT ke-18 KAI Jadi Tonggak Penguatan Advokat untuk Keadilan dan Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Dr. Nasrullah Nawawi: HUT ke-18 KAI Jadi Tonggak Penguatan Advokat untuk Keadilan dan Demokrasi

 

Example 300x600

Jakarta, Milleniumpost.id

 

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kongres Advokat Indonesia (KAI) dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat peran advokat dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan serta memperkokoh demokrasi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI, Dr. Nasrullah Nawawi, SH, MH, MM, CRA, CIL, dalam pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KAI 2026 yang berlangsung di Jakarta.

Menurut Nasrullah, Rakernas merupakan agenda penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi tantangan profesi advokat ke depan.

“Rakernas bukan hanya forum evaluasi organisasi, tetapi juga ruang untuk merumuskan kontribusi nyata advokat terhadap pembangunan hukum nasional, penguatan demokrasi, dan perlindungan hak-hak masyarakat,” ujar Nasrullah.

Ia menjelaskan, salah satu isu yang menjadi perhatian dalam Rakernas tahun ini adalah pembahasan terkait perkembangan Rancangan Undang-Undang Advokat serta berbagai dinamika penegakan hukum yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, advokat harus tetap hadir sebagai profesi yang independen dan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan sistem hukum.

Nasrullah menilai kualitas advokat menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan organisasi profesi dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia menjadi fokus yang terus didorong oleh KAI.

“Kami ingin memastikan para advokat tidak hanya memiliki kemampuan profesional yang baik, tetapi juga integritas dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat serta tegaknya keadilan,” katanya.

Rangkaian HUT ke-18 KAI juga diwarnai dengan kegiatan penyuluhan hukum gratis yang digelar melalui LBH Advokasi Peduli Bangsa. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan bantuan hukum.

Selain itu, KAI juga menyiapkan sejumlah agenda nasional yang akan digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 4-6 Juni 2026. Agenda tersebut meliputi Diskusi Publik mengenai implementasi KUHAP baru, program Gerakan Seribu Paralegal (GSP), hingga puncak perayaan ulang tahun organisasi.

Nasrullah menegaskan bahwa perjalanan 18 tahun KAI menjadi bukti komitmen organisasi dalam memperjuangkan profesionalisme advokat dan berkontribusi terhadap perkembangan hukum nasional.

“Di usia yang ke-18 ini, KAI semakin matang dalam menjalankan perannya. Kami ingin terus hadir memberikan kontribusi positif bagi penegakan hukum, memperjuangkan keadilan, dan menjaga nilai-nilai demokrasi di Indonesia,” ujarnya.

Melalui Rakernas dan berbagai program yang dijalankan, KAI berharap dapat terus meningkatkan kualitas organisasi serta memperkuat peran advokat sebagai salah satu pilar penting dalam sistem peradilan dan kehidupan demokrasi bangsa.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *