Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Musisi asal Sangihe, Alders Hormati, Apresiasi Dukungan Pemerintah untuk Mengakomodasi Aspirasi Perjuangan Kongres Nasional Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI)

6
×

Musisi asal Sangihe, Alders Hormati, Apresiasi Dukungan Pemerintah untuk Mengakomodasi Aspirasi Perjuangan Kongres Nasional Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI)

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Musisi asal Sangihe, Alders Hormati, Apresiasi Dukungan Pemerintah untuk Mengakomodasi Aspirasi Perjuangan Kongres Nasional Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI)

 

Example 300x600

Jakarta, 4 Maret 2026 –

 

 

 

Musisi asal Sangihe, Alders Hormati, menghadiri Kongres Nasional Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) yang digelar di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Rabu (04/03/26). Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perjuangan para pencipta lagu dalam menuntut sistem royalti yang lebih adil dan transparan.

Kongres Nasional AKSI kali ini dipimpin oleh Ketua Umum Satriyo Yudi Wahono atau yang dikenal sebagai Piyu. Acara tersebut turut dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, sejumlah musisi senior, serta para pemangku kepentingan industri musik nasional.

Sebagai informasi, Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) merupakan organisasi berbadan hukum resmi yang didirikan pada 3 Juli 2023 oleh Ahmad Dhani, Piyu, dan sejumlah musisi lainnya. AKSI fokus memperjuangkan hak moral dan ekonomi pencipta lagu, termasuk tata kelola royalti, direct licensing, serta keadilan hak cipta—khususnya terkait performing rights dalam konser dan pertunjukan langsung.

Dalam wawancara, Alders menyampaikan harapannya agar seluruh aspirasi para pencipta lagu dapat diakomodasi melalui forum kongres ini.

“Banyak yang belum makmur. Harapan kami sebagai pencipta, semua keinginan bisa terakomodir. Semua mesti bahagia. Apalagi ini difasilitasi oleh komunikasi yang baik. Kita juga berharap Kemendikbud bisa mendorong agar semuanya cepat terselesaikan dan tidak jadi polemik,” ujar Alders.

Musisi yang karyanya telah tersedia di berbagai platform streaming seperti Apple Music ini dikenal lewat lagu populernya berjudul Maafkan Aku. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan sebagai pencipta lagu terbilang baru dimulainya pada 2022, meski dirinya telah merilis karya sejak 2003.

“Biasanya lagu saya berawal dari reff. Dapat ilham nada dulu, saya rekam pakai gitar, lalu lirik dan musiknya saya selesaikan. Lagu pertama saya berjudul ‘Maafkan Aku’,” tuturnya.

Selain “Maafkan Aku”, Alders juga telah merilis single “Kekasihankan Abaikan” pada 2024 serta “Sephina”. Hingga kini, ia telah memiliki tiga single resmi yang dirilis, meskipun mengaku telah menciptakan lebih banyak lagu yang masih menunggu waktu dan kesempatan untuk dipublikasikan.

Sebagai musisi dari daerah, Alders menyimpan harapan sederhana namun penuh makna:

“Saya ingin lagu saya bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. Kita sebagai pencipta pasti punya harapan itu. Tapi semuanya mengalir saja. Kalau sudah jalannya, pasti terbuka.”

Kongres Nasional Komposer Indonesia 2026 diharapkan menjadi titik temu berbagai kepentingan demi membangun ekosistem musik nasional yang lebih sehat, transparan, dan berkeadilan. Kehadiran Alders Hormati menjadi simbol bahwa perjuangan ini tidak hanya milik musisi besar di pusat industri, tetapi juga suara para pencipta dari seluruh pelosok Nusantara.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, AKSI optimistis dapat menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan para komposer Indonesia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *